
Burung Dara Goreng/blogspot.com
Pada abad 17 M, seorang penulis asal Turki, Evliya Celebi mengungkapkan ada beberapa jenis daging burung dan ikan yang biasa diberikan kepada pasien di Rumah sakit Fatih Sultan Mehmet Han Mental dan di rumah sakit Bayezid di Edirne. Daging burung dan ikan itu disajikan sebagai obat.
"Makanan lezat dari daging burung disediakan kepada pasien setiap
dua kali sehari,'' papar Prof Nil sari mengutip pernyataan Evliya
Celebi.
Beragam jenis daging burung berkhasiat obat yang biasa dihidangkan untuk para pasien itu antara lain; ayam hutan, burung bulbul, burung pipit, bebek, dan burung dara.
Daging burung itu dimasak dan dihidangkan untuk penderita cacar dan
merawat orang sakit. Menurut Prof Nil Sari, daging atau lemak bisa
diterapkan untuk obat luka luar dan dalam.Selain itu, daging burung
juga bisa digunakan untuk merawat penyakit otot dan sistem kegelisahan
serta meningkatkan kejantanan. Masing-masing spesies burung memiliki
efek yang berbeda-beda .
Contohnya, daging bebek bisa mengobati suara serak, menghilangkan
gas dalam perut, meningkatkan kejantanan, dan menggemukkan dan
memperkuat badan, ini juga baik untuk membebaskan perasaan sakit berasal
dari lemak. Lemak bebek membersihkan dan mempercantik kulit.
Burung atau unggas kadang dimasak dengan rempah-rempah dan tumbuhan
obat. Kaldunya dapat dibuat dari ayam muda, ayam betina atau ayam
jantan nutrisi keduanya dalam substansi dan sebuah pengobatan, saat
otak, testicles dan kotoran badan sedang diobati. Ayam jantan paling
baik ayam yang belum bisa kukuruyuk dan ayam betina paling baik itu yang
belum menghasilkan telur.
Tak hanya itu, jenis ikan, seperti goby, turbot, belut, gurame,
bass laut, tombak, mullet merah, ikan laut plaice, ikan biru, ikan air
tawar, picarel, mullet abu-abu, ikan lidah, two-banded air tawar,
bonito, ikan mackerel dan trout, dan juga ikan lumba-lumba bisa
digunakan sebagai obat.
Jenis ikan yang paling baik untuk pengobatan adalah mullet merah,
goby dan ikan kalajengking. "Ini semua tertuang dalam buku medis dalam
era Peradaban Islam. Yakni tentang ikan merupakan makanan yang paling
baik, di mana mereka menangkap, bagaimana memasak mereka, dan dengan
makanan apa ikan harus dimakan atau tidak," jelas Nil Sari.
Nil Sari menambahkan sejak ikan memiliki sifat dingin secara alami
maka memiliki sifat tenang dengan humours panas dan dengan demikian
memiliki efek bermanfaat dalam kasus penyakit alami panas. "Contoh, ikan
baik untuk batuk kering, penyakit kuning, kelemahan, disentri dan
fissurations. Telur ikan memperbaiki kejantanan dan baik untuk batuk dan
disentri," ujar Prof Nil Sari.
0 komentar:
Post a Comment