"spread the knowledge or teach a science, although only one verse"
Breaking News
Loading...
Tuesday, 16 July 2013

Berapa banyak orang yang kembali tidur setelah berbuka sahur? Ternyata cukup banyak juga ya, apalagi jika udara sedang dingin, pastinya cocok apabila terlelap kembali di balik selimut.
Umumnya, sekian banyak orang berpikir bahwa kembali tidur setelah sahur akan menambah jam tidur dan mengembalikan tubuh sehingga lebih segar. Tetapi benarkah pendapat tersebut?
Keluhan yang umum dirasakan saat menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan adalah badan lemas, kepala pusing serta kurang tidur. Alhasil sebagian orang memilih hanya buka sahur dengan air putih dan kembali melanjutkan tidur. Harapannya sih jam tidurnya bisa bertambah dan tubuh jadi segar. Tetapi apa yang terjadi ternyata tak sesuai dengan perkiraan. Mereka yang melewatkan sahur dengan air putih dan kembali tidur, justru lemas dan letih keesokan harinya.
Agar tubuh tidak lemas, tidak pusing dan tetap segar sepanjang hari saat menjalankan ibadah puasa, ikuti beberapa tips berikut ini ya, ladies:
Atur jam tidur
Yang paling penting dan menjadi dasar bisa berbuka sahur efektif adalah Anda harus bisa mengatur jam tidur. Hindari tidur terlalu larut malam, dan masih menonton tv atau bermain gadget di atas tempat tidur.
Atur jam tidur rutin setidaknya pukul 10 malam sehingga Anda memiliki kualitas tidur yang nyaman dan cukup untuk bekal beraktivitas keesokan harinya.
Makan sahur
Jangan meremehkan makan sahur. Sekalipun mungkin Anda tidak biasa makan berat di dini hari, Anda tetap harus memperhatikan asupan makanan apa saja yang baik untuk tubuh.
Yang jelas, makan sahur memang harus dibedakan menunya dengan menu saat berbuka di sore hari. Menu sahur hendaknya tidak perlu terlalu manis, dan tidak terlalu berat dicerna. Anda bisa menggunakan menu breakfast yang ringan namun tetap bernutrisi. Misalnya saja roti gandum dan telur rebus-dadar-atau mata sapi, oatmeal, susu, dan boleh juga jus buah segar.
Jangan kembali tidur
Berpikir bahwa tidur hanya murni istirahat itu salah. Saat tidur tubuh tetap membutuhkan energi, sehingga asupan yang dikonsumsi saat sahur tadi juga ikut terpakai. Dan biasanya bangun tidur setelah makan maka tubuh akan jauh lebih lemas dan merasa lapar. Inilah sebabnya sepanjang hari Anda terlihat lesu dan mudah pusing.
Disarankan agar Anda melanjutkan aktivitas setelah berbuka sahur, entah itu mengaji, menata rumah atau berolahraga kecil di pagi hari.
Dengan demikian, tubuh akan lebih bugar dan siap menjalani segala aktivitas hingga jam berbuka puasa nanti. Selamat menunaikan ibadah puasa.

0 komentar:

Post a Comment