"spread the knowledge or teach a science, although only one verse"
Breaking News
Loading...
Wednesday, 25 September 2013

Selama ini banyak orang yang takut berada di bawah sinar matahari karena risiko kanker kulit atau kulit yang terbakar matahari. Namun sebuah penelitian mengungkap bahwa berjemur di bawah sinar matahari bisa menurunkan risiko serangan jantung dan kematian mendadak.
Meski begitu, para ahli di Inggris juga memperingatkan adanya kemungkinan terkena kanker kulit jika terlalu lama berada di bawah matahari. Hasil ini ditemukan oleh tim dari University of Copenhagen setelah menganalisis populasi masyarakat Denmark yang berusia di atas 40 tahun.
Mereka menemukan bahwa orang yang sering berjemur di bawah sinar matahari memiliki kemungkinan lebih kecil terkena serangan jantung. Selain itu, orang yang sering terkena sinar matahari juga memiliki risiko kematian mendadak yang lebih rendah serta memiliki tulang yang lebih kuat.
"Keseluruhan data menunjukkan bahwa paparan sinar matahari bisa memberikan efek positif dan membuktikan bahwa sinar matahari tak harus sepenuhnya dihindari," tulis peneliti dalam International Journal of Epidemology, seperti dilansir oleh Daily Mail (23/09).
Meski begitu, peneliti juga memperingatkan bahwa berada di bawah matahari terlalu sering juga bisa meningkatkan risiko kanker kulit. Sebaiknya seseorang tetap menggunakan perlindungan seperti tabir surya saat berada di bawah matahari.
Selain itu, berjemur saat masih pagi juga bisa dilakukan untuk mendapatkan manfaat dari sinar matahari. Karena pada pagi hari, sinar matahari masih tak terlalu panas dan menyengat.

0 komentar:

Post a Comment