"spread the knowledge or teach a science, although only one verse"
Breaking News
Loading...
Thursday, 12 December 2013

Menjelang sore, semangat para pegawai kantoran biasanya akan mulai memudar setelah setengah hari bekerja. Tak perlu bergantung pada kopi atau teh lagi, karena sebuah studi mengatakan paparan sinar matahari saja sudah cukup mengembalikan energi mereka.


Hal ini dikemukakan sebuah studi baru dari Belanda setelah peneliti meminta sejumlah partisipan untuk mengenakan sebuah alat bernama 'Daysimeter'. Alat ini diikatkan di kepala partisipan ketika bekerja untuk mengukur seberapa banyak paparan sinar matahari alami yang mereka serap.

Ternyata makin banyak sinar matahari yang diserap partisipan, partisipan merasa lebih energik dan lebih waspada dibanding partisipan yang tidak menyerap banyak sinar matahari. Demikian dilansir Men's Health.

"Sel-sel dalam retina mata merespons adanya cahaya yang terang dengan mengirimkan sinyal ke pusat pengendali kewaspadaan yang ada di otak," terang salah satu peneliti Yvonne de Kort, Ph.D.


Menurutnya, hal ini tak hanya akan membuat seseorang merasa segar kembali, tapi juga membantu mengatur ritme sirkadian dalam tubuhnya, sehingga ia bisa menyimpan lebih banyak energi sepanjang siang dan tidur lebih nyenyak di malam hari.

Hanya saja de Kort memperingatkan jika hanya cahaya alamilah yang dapat memberikan lebih banyak energi ketika seseorang merasa lemah dan lesu.

"Jadi jika Anda sebentar lagi harus menghadiri meeting penting atau merasa malas di kantor, bukalah jendela dan berdirilah di dekatnya atau keluar gedung sedikitnya 15 menit agar energi Anda kembali," saran de Kort.


Sumber :
detik

0 komentar:

Post a Comment