"spread the knowledge or teach a science, although only one verse"
Breaking News
Loading...
Tuesday, 16 July 2013


Memilih Format Gambar Pada Postingan Blog cukup penting dilakukan, karena pada dasarnya setiap jenis format gambar memiliki penggunaan yang spesifik untuk mendapatkan hasil yang optimal. Dengan kombinasi dari mengatur ukuran gambar yang sesuai dan pemilihan format gambar yang sesuai, maka sedikit banyak akan membantu blog kita untuk mendapatkan kecepatan loading yang bagus.
Adapun beberapa jenis format gambar beserta penggunaannya antara lain :
1. JPEG.
JPEG merupakan singkatan dari Joint Photographic Experts Group. So, format gambar JPEG cocok digunakan untuk menampilkan gambar fotografi dengan kualitas “expert”. Selain digunakan untuk menampilkan gambar jenis fotografi berkualitas tinggi, format gambar JPEG juga cocok untuk menampilkan gambar hasil desain atau fine art-work. Sehingga, pada intinya adalah kita sebaiknya menampilkan gambar dengan format JPEG untuk gambar seperti foto atau gambar nyata yang lebih mengedepankan kualitas warna. Jika kita ingin mengkompres untuk memperkecil ukurannya, maka sebaiknya kompres sebanyak 50% untuk mendapatkan hasil yang optimal.  

Format file gambar JPG sangat cocok untuk :
  • Gambar yang memiliki banyak warna, seperti foto wajah dan pemandangan.
  • Gambar yang memiliki gradien, misalnya perubahan warna yang perlahan-lahan dari merah ke biru.
Format file gambar JPG tidak cocok untuk :
  • Gambar yang memerlukan sedikit warna, seperti digunakan untuk kartun atau komik.
  • Gambar yang memerlukan ketegasan garis seperti logo.
2. GIF.
GIF merupakan singkatan dari Graphics Interchange Format. Jika gambar berformat JPEG mampu mendukung tampilan jutaan warna, maka gambar berformat GIF hanya mendukung gambar dengan kapasitas maksimal 256 warna. Sehingga, gambar berformat GIF hanya cocok digunakan untuk menampilkan gambar dengan warna flat atau datar seperti logo, tombol, gambar teks, hingga gambar animasi.

Format file gambar GIF sangat cocok untuk :
  • Gambar dengan jumlah warna sedikit (dibawah 256).
  • Gambar yang memerlukan perbedaan warna yang tegas seperti logo tanpa gradien.
  • Gambar animasi sederhana seperti banner-banner iklan, header, dan sebagainya.
  • Print shoot (hasil dari print screen) dari program-program simple dengan jumlah warna sedikit.
Format file gambar GIF tidak cocok untuk :
  • Gambar yang memiliki banyak warna seperti pemandangan.
  • Gambar yang didalamnya terdapat warna gradien.
3. PNG.
PNG merupakan singkatan dari Portable Network Graphics. Hal yang membedakan antara PNG dengan GIF adalah bahwa PNG ini lebih diarahkan untuk penggunaan gambar sederhana yang membutuhkan lebih dari 256 warna. Gambar PNG ini sangat familiar sekali dengan internet. Menurut penjelasan sebagian orang, kelebihan gambar berformat PNG daripada GIF adalah gambar berformat PNG mendukung 24-bit warna dan alpha transparency.
Format file gambar PNG cocok untuk :
  • Gambar yang memiliki banyak.
  • Gambar yang hendak diedit ulang tanpa menurunkan kualitas.

Format file gambar PNG tidak cocok untuk :
  • Gambar yang jika dikompress dengan JPG hampir tidak terlihat penurunan kualitasnya.

Gunakan lah format gambar yang paling pas sesuai kebutuhan kita. Akan tetapi, jika kita masih malas untuk mengatur formatnya, kita juga bisa untuk menggunakan sembarang format dalam menampilkan gambar dalam postingan blog. lalu, berarti format gambar ini pengaruhnya kecil dong dalam menentukan kecepatan loading blog?
Bisa dibilang demikian, tetapi tentu akan sangat berpengaruh jika blog kita kebanyakan postingannya selalu menggunakan gambar-gambar yang dipublikasikan.
Ada tanggapan?
Atau mungkin ada sanggahan yang ingin diberikan?
Kalau ingin menambahkan atau bertanya silakan disampaikan di bawah ya kawan. Mari kita berbagi untuk sesama.
Salam blogger!

0 komentar:

Post a Comment