"spread the knowledge or teach a science, although only one verse"
Breaking News
Loading...
Wednesday, 10 July 2013

 

Harapan banyak orang dalam hidup mereka sesungguhnya adalah bisa sehat, menemukan pasangan, langgeng dan menghabiskan masa tua bersama dengan keluarga mereka. Tak bermewah-mewah tidaklah mengapa, yang penting mereka punya kebahagiaan meski sederhana.
Banyak pasangan senior di Barat yang seringkali menjual rumah besar mereka untuk membeli rumah yang lebih kecil karena mereka tak lagi tinggal bersama anak-anak dan cucunya. Tentu saja karena anak-anak mereka pasti sudah punya kehidupan sendiri. Namun, Greg Cantori dan istrinya, melakukan hal tersebut dengan lebih ekstrim dibanding pasangan lainnya.
Greg adalah pensiunan berusia 52 tahun yang menjual rumah besar mereka untuk sebuah rumah kecil yang hanya terdiri dari 2 kamar, sebuah dapur dan kamar mandi. Bisa dibilang, ini adalah kategori rumah sangat sederhana dan mereka mendapatkan rumah tersebut hanya seharga $ 19.000 atau sekitar Rp 190 juta.
Rumah mungil Greg terbuat dari caravan sehingga bisa dipindah ke manapun dia inginkan. Meski mungil, rumah ini nampak cukup nyaman, bersih dan efisien. Loteng rumah ini dipergunakan dengan baik sebagai kamar tidur.
Dapur mini merekapun telah dilengkapi dengan kitchen set. Kamar mandi dilengkapi dengan full sized shower dan toilet duduk. Agar bisa menggunakan tiap space di rumah ini dengan baik, mereka menggunakan perangkat lipat untuk bagian ruang makan, sehingga bisa menampung hingga lima orang sekaligus di meja makan.
"Tidak ada lahan di dalam rumah ini yang terbuang. Ini tentang membuat rumah kami menjadi efisien," kata Greg.
Greg bukanlah orang yang tidak memiliki uang. Ia punya rumah besar yang menampung tiga keluarga sekaligus. Namun, karena anak-anaknya mulai berkeluarga, maka ia menjual rumah tersebut dan tertarik membeli rumah kecil dengan harga yang cukup murah. Di masa tuanya bersama sang istri, ia hanya ingin menghabiskan waktu dengan orang tersayang dan merasa cukup bahagia meski rumahnya tak sebesar dahulu.
Kebahagiaan itu memang sesungguhnya dimulai dari hal yang sederhana. Yang membuatnya mahal adalah gaya hidup. Nah, apa kebahagiaan sederhana Anda?

0 komentar:

Post a Comment