"spread the knowledge or teach a science, although only one verse"
Breaking News
Loading...
Wednesday, 17 July 2013

Sahabat selamanya. Rupanya kalimat ini paling cocok untuk mendeskripsikan apa yang terjadi pada Antonia Lee Candelaria dan Emily Conatzer.
Jika Anda mengetahui bahwa baru saja sebuah badai tornado menyerang Oklahoma beberapa waktu lalu dan meninggalkan banyak bekas luka dan duka yang mendalam untuk banyak orang. Entah berapa banyak orang yang menjadi korban dari tragedi ini. Pihak berwenang mengatakan bahwa lebih dari 2400 rumah hancur dan rusak parah akibat tornado ini.

Yang menyedihkan lagi datang dari keluarga Antonia dan Emily. Ibu Antonia mengatakan bahwa saat ia pergi untuk melihat jasad anaknya terdapat bekas kecil, seperti seseorang memegang anaknya saat kejadian. Ternyata benar, itu adalah bekas 'pegangan' Antonia kepada Emily, sahabatnya. Ia mengatakan bahwa mereka berdua, Antonia dan Emily memang tidak pernah terpisahkan semasa hidupnya. Saat keluarga Conatzer pindah ke daerah tempat Candelaria tahun lalu, mereka pertama kali bertemu dan akrab sekali.
Antonia adalah anak tengah dari tiga bersaudara. Saat tragedi itu terjadi, ia tidak berhasil diselamatkan. Sedangkan Trinity, adiknya, berhasil diselamatkan oleh sang ayah. Saat ia akan kembali mencari anak-anak mereka, ia dihentikan untuk menggali. Naasnya, ia tidak bisa mendekati lokasi mereka. Hingga kemudian, Antonia dan Emily ditemukan dalam keadaan tewas dan saling bergandengan tangan.

Kejadian ini tentu memukul kedua keluarga. Mereka sempat tidak habis pikir mengapa di dalam Plaza Tower Elementary tidak terdapat bunker atau tempat untuk menyelamatkan diri dari ancaman seperti ini. Namun, apa yang terjadi memang sudah terjadi. Kini, tidak ada lagi tawa dan canda dari kedua sahabat kecil ini.
Persahabatan sederhana mereka memang telah mengikat dua keluarga dengan satu penuh rasa. Ibu Antonia mengatakan , " Aku mungkin tidak di sana bersamanya namun dia telah bersama sahabat terbaiknya dan sekarang ia juga bersamanya (di surga), itu sudah cukup melegakan." Ibu dari Emily juga menuliskan rasa kehilangannya, "Aku berharap saat aku membuka mata, ia masih melompat ke sana kemari, namun aku tahu sekarang ia berada di surga tersenyum. Anakku, aku tahu kau berada di tempat yang indah sekarang. Sleep well, my angel."
Tragedi ini sungguh memukul banyak pihak. Sudah sepatutnya kita mengucapkan bela sungkawa dan empati yang besar untuk ini. Semoga tragedi ini memberi pelajaran untuk kita semua.

0 komentar:

Post a Comment