"spread the knowledge or teach a science, although only one verse"
Breaking News
Loading...
Thursday, 25 July 2013


Prom night adalah salah satu budaya anak sekolahan di luar negeri yang juga diadaptasi oleh remaja di Indonesia sejak beberapa tahun terakhir. Pada event pelepasan yang seru ala remaja yang akan beranjak kuliah ini, umumnya mereka akan berdandan seistimewa mungkin.
Namun, ada yang berbeda dari pelepasan para siswa di wilayah pemukiman miskin Inggris. Puluhan remaja merayakan event prom dengan menyewa mobil-mobil mewah yang sebenarnya belum legal untuk mereka kendarai.

(c) dailymail.co.uk
Beberapa mobil mewah yang disewa antara lain jenis Lamborghini, Ferrari, Range Rover dan sebagainya. Fenomena ini terjadi di pemukiman daerah Tower Hamlets, Lonton Timur. Tujuannya adalah untuk 'pamer' di hari pelepasan sekolah mereka.
Bahkan, harga beli satu mobil sebenarnya bisa digunakan untuk menginvestasikan beberapa rumah di pemukiman itu. Entah apa yang membuat remaja-remaja ini ingin menghabiskan banyak uang untuk menyewa sebuah mobil di satu hari prom night tersebut.

(c) dailymail.co.uk
Untuk menyewa mobil ini sendiri, para siswa harus mengeluarkan uang sejumlah £100 atau senilai Rp 1,5 juta per harinya. Sedangkan ada sekawanan remaja yang menyewa Audi untuk 4 hari yang artinya ia harus mengeluarkan uang sekitar Rp 6 juta hanya untuk menyewa mobil dengan tujuan 'pamer' ini.
Tower Hamlets adalah sebuah pemukiman yang mayoritas penduduknya adalah orang Bangladesh. Event ini sudah berlangsung selama 14-15 tahun terakhir, namun kabarnya tahun ini adalah event prom yang paling luar biasa ramai oleh mobil-mobil mewah.

(c) dailymail.co.uk
Beberapa siswa ada yang meminta orang tuanya untuk booking mobil mewah seperti yang dilakukan oleh kawan-kawan mereka. Namun karena pengeluaran untuk sewa mobil jauh melebihi kemampuan finansial, beberapa di antara mereka mencari pinjaman mobil gratis.
Mungkin maksud para remaja ini adalah ingin merayakan momen spesial dengan totalitas. Namun sepertinya totalitas ini cukup overbudget untuk remaja seusia mereka.

0 komentar:

Post a Comment