"spread the knowledge or teach a science, although only one verse"
Breaking News
Loading...
Thursday, 8 August 2013

Jepang memang memiliki sejuta cafe dengan nuansa yang unik. Ada cafe khusus kucing, ada cafe dengan pelayan yang menggunakan kostum maid, ada cafe penjara, bahkan ada cafe vampir, lho.
Cafe ala vampir atau yang dikenal dengan Vampire Cafe adalah salah satu cafe yang digemari di Jepang. Meski namanya terdengar menyeramkan, namun sepertinya kita amlah akan dimanjakan di sana. Tapi, apakah ada vampir di dalamnya?

(c) La Carmina
Vampire Cafe adalah salah satu cafe yang terdapat di Ginza. Nuansa cafe ini dipenuhi warna merah gelap yang mewah. Bahkan di beberapa bagian seperti di lantai, warna merah ini nampak menyala.
Di dalamnya, Anda akan dimanjakan dengan nuansa musik elegan ala Eropa, atau lebih tepatnya khas film Vampir. Anda juga akan menemukan berbagai properti ala dunia vampir seperti tengkorak, laba-laba, peti mati dan sebagainya.
Agar lebih menambah nyata suasana, para pelayan menggunakan kostum gothic khas Prancis dan tuxedo. Untuk memanggil mereka, Anda bisa menggunakan bel yang disediakan di masing-masing meja bila Anda sudah siap. Lalu, bagaimana dengan menunya?

(c) quirkyguide.com
Jangan membayangkan menu berupa minuman darah atau makanan yang mengerikan lainnya. Percayalah, meski makanan di sini disajikan semirip mungkin dengan makanan bertema vampir, namun Anda tak akan kehilangan selera makan karena rasanya yang nikmat.
Anda bisa menikmati es krim dengan taburan sirup kemerahan atau berbagai masakan ikan dan daging di sini. Ada juga makanan dari coklat dengan bentuk peti mati yang unik dan nampaknya cocok untuk Anda pecinta makanan manis atau cokelat.
Menu di sini diberi nama dengan istilah dunia vampire, namun sesungguhnya masih bisa dibilang merupakan makanan adaptasi dari menu ala Barat. Menurut sebuah review dari web La Carmina, meski menu di sini cukup lezat, namun ada beberapa customer yang kurang puas saat membeli makanan.
Ada yang mengatakan bahwa rasanya tak seperti yang mereka harapkan, ada juga yang mengatakan bahwa porsinya terlalu kecil untuk harga yang mahal yaitu sekitar Rp 1 juta. Namun bentuk sajian makanan dan tata ruangan di dalamnya cukup bisa menghibur pengunjung. Berminat mencoba

0 komentar:

Post a Comment